Vladimir Weiss gemilang di Euro 2016

Vladimir Weiss Gemilang di Euro 2016
Vladimir Weiss Gemilang di Euro 2016

Perasaan euforia sedang meliputi relung hati sang gelandang serang Slovakia, Vladimir Weiss. Pasalnya, gol yang dihasilkannya ternyata bisa membawa kemenangan yang membahana bagi tim Slovakia, setidaknya bagi Weiss pribadi. Ditambah lagi ayah dan ibunya yang menyaksikannya merobek gawang lawan sambil dengan sekuat tenaga menyanyikan lagu kebangsaan Slovakia, serta menang atas tim papan atas sebangsa Rusia, kebahagiaan yang dirasakan oleh Weiss seolah olah seperti berada di langit ke tujuh. Bahkan sang ibu sampai menangis menyaksikan aksi gemilang sang putra membobol gawang lawan.

Ternyata Vladimir Weiss benar benar merasakan nilai kebenanaran dari sebuah pepatah tua yang berbunyi “tak semua nya bisa dibeli dengan uang, termasuk kebahagiaan.” Perasaan ketika membuat orang tuanya bangga, itulah yang dirasakan Weiss tak tergantikan dengan apapun, bahkan oleh uang. Sulit diterka, mana yang membuatnya lebih bahagia, kebanggaan orang tuanya atau kemenangan atas Rusia, yang jelas keduanya merupakan cerminan perasaan yang sedang dialami Weiss saat ini.

Kemenangan Tim Slovakia berawal dari bagaimana Weiss bisa mempecundangi algojo gawang Russia, Igor Akinfeev. ” Sebelum bertanding saya sudah bersepakat dengan Marek, saya akan memutari pemain bek lawan dan dia akan mengoper ke saya”. Begitulah kira kira taktik Weiss menipu kiper Rusia itu.

Juventus Kontrak Bersyarat Edinson Cavani

Edinson Cavani
Juventus harus memilih Morata atau Edinson Cavani

Walaupun musim belum berakhir, nampaknya radar Juventus dalam memindai calon calon pemain baru yang akan direkrutnya kian intensif dalam menghadapi musim depan. Ambisi Juventus untuk berjaya di Eropa setelah berjaya di Liga Italia mendorong klub ini untuk semakin agresif dalam berburu bintang bintang muda kelas top dunia agar nama Juventus bisa sejajar dengan petinggi elit lain di liga Champion.

Salah satu pemain yang masuk dalam radar incaran Juventus adalah pemain striker Paris Saint Germany, Edinson Cavani. Kepindahan Cavani ke Juventus ditengarai disebabkan oleh rasa kecewanya pada keputusan pelatih Laurent Blanc yang lebih mempercayai Ibrahimovic menempati posisi penyerang tengah. Padahal posisi itu lebih ideal jika ditempati oleh Cavani. Sang pelatih malah menempatkan Cavani di posisi penyerang sayap. Hal itulah yang membuat Cavani ingin hengkang dari tim PSG.

Potensi serta talenta kemilau yang dimiliki Cavani serta predikat top scorer Liga Italia Seri A musim 2012-13 dengan total 29 gol sepanjang karir bersama Napoli dan Palermo membuat dirinya menjadi incaran klub klub elit papan atas sebangsa Chelsea dan Manchester United. Namun ada satu syarat yang harus dipenuhi agar transfer Cavani dapat terwujud; Morata harus hengkang dari Juventus pada akhir musim nanti. Jika tidak, Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta menegaskan bahwa tidak mungkin transfer itu bisa terjadi.

Format Baru Piala Eropa 2016

Format Baru Euro 2016
Format Baru Euro 2016

Jumlah Peserta
Pertama kali dalam sejarah piala eropa diikuti jumlah peserta terbanyak, yakni 24 kontestan. Walau sempat ditolak oleh Inggris dan Jerman, keputusan final tetap diambil pada September 2008, 2 th sebelum Prancis terpilih sbg tuan rumah Euro 2016. Mengingat saat ini UEFA memiliki 55 negara anggota, yg berarti hampir separuh dari benua biru tersebut.

Format Turnamen
Format putaran final piala Eropa 2016 mengalami revisi sejalur dgn akomodasi aturan baru terkait jumlah peserta yg mencapai 24 tim. Tim2 ini akan dibagi dalam 6 grup, yg sebelumnya hanya 4 grup, dgn susunan masing2 juara grup, runner up, dan 4 tim peringkat 3 terbaik akan lolos ke babak 16 besar. Berbeda dgn sebelumnya tim yg lolos dr fase grup lgsg menuju babak delapan besar atau perempat final.

Munculnya tim debutan.
Dgn adanya kebijakan baru terkait jumlah peserta yg mencapai 24 tim, hal ini membuka peluang besar bagi tim2 non favorit utk berlaga di putaran final. Tim debutan itu adalah Albania, Islandia, Irlandia Utara, Slovakia dan Wales.